Imunisasi Pentavalen telah
diakui sebagai upaya pencegahan penyakit yang paling efektif dan berdampak
terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Sehubungan dengan itu maka kebutuhan
akan vaksin makin meningkat seiring dengan keinginan duia untuk mencegah
berbagai penyakit yang dapat menimbulkan kecatatan dan kematian. Peningkatan
kebutuhan vaksin telah ditunjang pula oleh upaya perbaikan produksi vaksin
dengan meningkatkan efektifitas dan keamanan vaksin.
WHO (Global Immunization Data)
tahun 2010 menyebutkan 1.5 juta anak meninggal karena penyakit yang dapat
dicegah dengan imunisasi dan hampir 17% kematian pada anak
< 5 tahun dapat dicegah dengan imunisasi. Berdasarkan
hasil Riskesdas Tahun 2007, pneumoni merupakan penyebab kematian no. 2 di
Indonesia, 1/3 etiologi pneumoni disebabkan karena Hib. Meningitis merupakan
radang selaput otak dan Hib merupakan penyebab utama meningitis pada bayi usia
≤ 1 tahun, jika penyakit ini tidak diobati 90% kasus akan mengalami kematian
dan jika disertai pengobatan adekuat 9-20 % kasus akan mengalami kematian.